Categories
Artikel Ekonomi

Pengertian, Jenis- Jenis , Contoh dan Bentuk Badan Usaha di Indonesia

Bagi anda yang sedang merintis usaha tentu sudah riset dan mempelajari jenis usaha dan badan usaha apa yang cocok untuk mengembangkan usaha. Kalau dulu kita pernah ingat tentu sudah kita pelajari sejak Sekolah Menengah Pertama (SMP), namun masih belum faham penggunaan dalam dunia nyata.

Baiklah mari kita kaji bersama apa saja jenis dan bentuk badan usaha yang ada di Indonesia

Pengertian Badan Usaha

Badan Usaha merupakan kesatuan yuridis atau hukum, teknis dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. 

Berikut beberapa bentuk badan usaha. Secara garis besar, badan usaha di Indonesia dibagi menjadi tiga berdasarkan kepemilikannya, yaitu BUMN, BUMD, dan BUMS. Ketiganya pun masih terbagi lagi menjadi beberapa jenis badan usaha.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

BUMN merupakan badan usaha yang seluruh atau sebagian modalnya dimiliki oleh pemerintah. Sehingga ada kementrian khusus yang menangani BUMN. Saat ini dipegang oleh Erick Thohir. Ada tiga jenis antara lain :

Contoh Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
  • Perusahaan Jawatan (Perjan): Perjan adalah salah satu bentuk badan usaha yang seluruh modalnya dimiliki oleh pemerintah. Bentuk BUMN ini memiliki fokus untuk memberi pelayanan kepada masyarakat. yang kita kenal yaitu PT.KAI
  • Perusahaan Umum (Perum) : Perjan adalah salah satu bentuk badan usaha yang seluruh modalnya dimiliki oleh pemerintah. Bentuk BUMN ini memiliki fokus untuk memberi pelayanan kepada masyarakat.Contohnya ASABRI, Pegadaian, DAMRI, Peruri
  • Perusahaan Perseorangan (Persero) : Persero pun merupakan salah satu bentuk badan usaha yang dikelola oleh negara. Tujuan BUMN ini adalah melayani masyarakat sekaligus mencari keuntungan, dengan harapan Persero tidak akan mengalami kerugian. Contoh Persero antara lain
  1. PT Pertamina (Persero)
  2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
  3. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
  4. PT Brantas Abipraya (Persero)
  5. PT Garuda Indonesia (Persero)
  6. PT Angkasa Pura (Persero)
  7. PT Perusahaan Pertambangan dan Minyak Negara (Persero)
  8. PT Tambang Bukit Asam (Persero)
  9. PT Aneka Tambang (Persero)
  10. PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero)
  11. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)
  12. PT Pos Indonesia (Persero)
  13. PT Kereta Api Indonesia (Persero)
  14. PT Adhi Karya (Persero)
  15. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)
  16. PT Perusahaan Perumahan (Persero)
  17. PT Waskita Karya (Persero)
  18. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero)

Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)

Badan Usaha Milik Swasta atau BUMS adalah badan usaha yang didirikan dan dimodali oleh seseorang atau sekelompok orang. Berdasarkan UUD 1945 pasal 33, bidang- bidang usaha yang diberikan kepada pihak swasta adalah mengelola sumber daya ekonomi yang bersifat tidak vital dan strategis atau yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak.

  • Firma (Fa)
  • PT (Perseroan Terbatas)
  • CV (Commanditaire Vennootschap)
  • PO(Perusahaan Perseorangan)
Contoh Perusahaan Contoh Perusahaan Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)


1. Perusahaan perseorangan (PO)

PO merupakan salah satu bentuk bisnis yang dimiliki oleh satu orang. Umumnya PO memiliki modal kecil, jenis produk dan jumlah produksinya terbatas, tenaga kerja sedikit, alat produksi dan teknologinya cukup sederhana. 

2. Firma

Adalah kerjasama menjalankan usaha yang dilakukan oleh 2 orang atau lebih dengan nama bersama. Masing-masing anggota firma memiliki tanggung jawab yang tidak terbatas. Meskipun anggotanya punya kesatuan nama dalam menjalankan usahanya, namun firma bukanlah badan hukum, melainkan hanya sebutan dari anggota bersama-sama.

3. CV (Persekutuan Komanditer)

Adalah bentuk perjanjian kerjasama dalam mendirikan usaha antara orang yang bersedia mengatur dan bertanggung jawab penuh dengan kekayaan pribadinya dengan orang yang hanya memberikan modal tapi tidak bersedia memimpin perusahaan tersebut, tanggung jawab yang dipikulnya terbatas pada besarnya modal yang ditanamkan.

4. PT (Perseroan Terbatas)

Adalah badan usaha sekaligus badan hukum yang terdiri dari para pemegang saham yang disebut stockholder dengan tanggung jawab terbatas terhadap utang-utang perusahaan sebesar modal yang mereka tanamkan.

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)

Contoh Perusahaan Milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)

BUMD adalah badan usaha yang didirikan dan dimiliki oleh pemerintah daerah. Tujuannya adalah untuk mencari keuntungan, tetapi laba masuk ke kas daerah dan harus digunakan untuk kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

PD (Perusahaan Daerah)

Adalah perusahaan yang saham-sahamnya dimiliki oleh Pemda. Tujuan dididirikannya PD ini adalah untuk mencari keuntungan yang dapat digunakan untuk pembangunan daerah. Biasanya berdasar potensi daerah masing-masing, bila ada migas maka akan didirikan BUMD Migas, bila potensinya laut maka ada BUMD yang bergerak di pelabuhan atau sekitarnya. Dan yang sudah pasti biasanya ada BUMD air seperti PDAM.

Perbedaan Badan Usaha dan Perusahaan

Secara sederhana, badan usaha merupakan sebuah lembaga yang bertujuan untuk mencari laba atau keuntungan. Sedangkan, perusahaan merupakan alat yang digunakan badan usaha tersebut untuk mencapai tujuannya.

Itulah mengapa badan usaha bisa memiliki beberapa perusahaan. Perusahaan sendiri umumnya lebih banyak bergerak di bidang teknis dan fokus pada proses produksi barang atau jasa.

Demikian sedikit ulasan “Pengertian, Jenis- Jenis , Contoh dan Bentuk Badan Usaha di Indonesia,” semoga bermanfaat.

Categories
Artikel

Daftar Rumah Sakit Milik BUMN, Mau Dijadikan 1 Nama Holding?

Dikutip kementrian BUMN, saat ini ada 10 RS BUMN dengan performa revenuenya mencapai Rp 5,6 triliun pertahun. BUMN sendiri memiliki banyak sekali Rumah Sakit dengan perkiraaan jumlah mencapai 64 RS BUMN.

Berikut 24 BUMN yang punya bisnis rumah sakit. Berikut daftarnya:

1. PT Aneka Tambang Tbk: RS Antam Medika Pulogadung, Jakarta Timur
2. PT Bukit Asam Tbk: RS Bukit Asam Medika Tanjung Enim, Sumatera Selatan
3. PT Pelindo I (Persero): RS Prima Husada Cipta Medan, Sumatera Utara
4. PT Pelindo II (Persero): RS Jakarta, RS Pelabuhan Cirebon, RS Pelabuhan Palembang, dan RS Port Medical Center Jakarta Utara
5. PT Pelindo III (Persero): RS PHC Surabaya, Jawa Timur
6. PT Pelni (Persero): RS Pelni Jakarta Barat
7. PT Pertamina (Persero): RS Pertamina Pusat Jakarta Selatan, RS Pertamina Jaya Jakarta Pusat, RS Pertamina Balikpapan, RS Pertamina Cirebon, RS Pertamina Prabumulih, RS Pertamina Tanjung Kalimantan Selatan, RS Pertamedika Tarakan, RS Pertamina Sorong, RS Pertamina Pangkalan Brandan, RS Pertamina Plaju, RS Pertamina Rantau Aceh, RS Bintang Amin Lampung, RS Pertamedika Ummi Rosnati Aceh, RS Baiturrahim Jambi, RS Pertamina Balongan, RS Pertamina Cilacap, dan RS Pertamina Dumai
8. PT Petrokimia Gresik: RS Petrokimia Gresik
9. PTPN I: RS Cut Meutia Aceh
10. PTPN II: RS Bangkatan Tanjung Selamat, Tembakau Deli
11. PTPN III: (Persero): RS Sri Pamela Medika Medan, Sumatera Utara
12. PTPN IV: RS Prima Medika Nusantara Medan, Sumatera Utara. 13. PTPN V: RS Nusalima Medika Pekanbaru, Riau
14. PTPN VIII: RS Agro Medika Nusantara Bandung, Jawa Barat
15. PTPN X: RS Nusantara Medika Utama Jember, Jawa Timur
16. PTPN XI: RS Nusantara Sebelas Medika Surabaya, Jawa Timur
17. PTPN XII: RS Rolas Medika Nusantara Surabaya, Jawa Timur
18. PTPN XIII: RS Kalimantan Medika Nusantara Pontianak, Kalimantan Barat
19. PT Pupuk Kaltim: RS Pupuk Kaltim Bontang, RS Medika Utama Permata Balikpapan, RSPKT Prima Sangatta Kutai Timur
20. PT Pupuk Kujang: RS Pupuk Kujang Cikampek
21. PT Pupuk Sriwijaya: RS Pusri Palembang
22. PT Sang Hyang Seri (Persero): RS Sri Bhakti
23. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk: RS Semen Gresik, Jawa Timur
24. PT Timah Tbk: RS Bakti Timah Pangkalpinang, RS Medika Stannia Bangka Belitung,
RSBT Muntok Kabupaten Bangka Barat, RSBT Kabupaten Karimun Kepulauan Riau

Sebelumnya, 24 BUMN yang memiliki anak atau cucu usaha rumah sakit tersebut sudah digabungkan dalam Holding Rumah Sakit BUMN yang dibentuk oleh Menteri BUMN periode 2014-2019 Rini Soemarno pada tahun 2017. Holding tersebut bernama Indonesia Healthcare Corporation (IHC). Induk IHC yang ditunjuk Rini kala itu adalah anak usaha Pertamina, yakni PT Pertamina Bina Medika (Pertamedika).

Sumber : Detik